Terkadang… semua rasa berlalu begitu saja… tanpa ada kata permisi, atau menyiratkan sedikit tangisan perpisahan………..
Semua menjadi semakin abu2 ketika cadas batu hitam itu… menjadi semakin pekat…. Air hujan yang menetes berjuta tahun lamanya… seakan tak mampu melunakkan kerasnya batu itu…….. Derai rasa yang termangu bersama desiran angin yang menggelora… membuat makna waktu ini, terasa begitu sempit di sela-sela sang sufi menjamu cintanya yang agung………….
Aku, atau siapapun… laksana prajurit yang ingin berperang tapi tak ada medannya…….. teriakan mengemis kepada sang pemimpin untuk memberi ruang dalam berjuang… seakan tak berarti apa-apa jika sudah melibatkan Kuasa Illahi dalam masalah ini……… Aku, atau siapapun…….. laksana bulir angin yang menari bersama riaknya gelombang pantai.. tanpa arah yang jelas….. dan pertanyaan yang tak bernama itu… seakan tegambar jelas di dahi-dahi sang pecinta sujud……….. Mereka… mungkin takkan pernah merasakan apa yang sebenarnya lumrah untuk dirasakan… atau mungkin… mereka memang pernah merasakan.. hanya saja terlalu naif untuk mengakui….?
Biarkan… Iblis terus mnyulam.. benang-benang dosa di hati kita… sebab aku sangat tahu… siapapun dia…. pasti akan mengerti.. bahwa fitrahnya… memang diciptakan untuk berpikir… manakah yang seharusnya dia lakukan………
Biarkan…. Syetan terus menari dikepulan asap gunung hati…. sebab suatu saat, kapanpun itu… hasrat diri akan membungkam gundukan tanah yang sudah lama… ingin berontak… tapi tak pernah bisa………..
Biarkan……. Petala langit berpijar indah di akhir maghrib… walau suara2 parau masih sibuk meneriakkan dan memeras keringatnya tanpa sedikitpun bertasbih untuk-Nya… sebab… mereka masih merasa cukup waktu untuk terus bersandiwara diantara seliweran orang2 yang ingin merasakan kebahagiaan……..
Fatamorgana terus bermain bersama panasnya mentari……… sedangkan embun.. masih saja menyapa setiap pagi yang terlewati…. sayang… kepekaan rasa takkan mampu bergolak jika tak diikuti dengan kekuatan jiwa… atau langkah akan semakin gontai ketika kita mendengar dan merasakan ada nafas tersengal diantara raga2 yang mencari kebenaran…………..
Sampai kapankah… kita semua menjadi penonton sekaligus pelakon dalam sandiwara ini…… masih pantaskah kita menjadi bagian dari kesucian.. jika kesalahan saja tak bisa dipahami.. atau mungkin saja tak mau untuk dipahami…..
Sampai kapankah…….. Deburan ombak akan kita biarkan mengguncang gunung2 tinggi….. layakkah kita disebut sebagai makhluk yang memang diciptakan untuk mewarnai dunia dengan keindahan bukan kemunafikan……….
Lewat… teriakan kata2…. sampaikanlah… bahwa Ikan2 rindu akan air yang jernih…. sampaikanlah……… bahwa burung2 ingin bernyanyi tampa ada polusi disekelilingnya…. sampaikanlah…….. pohon2 merindukan dirinya dilindungi dalam temaram cinta kasih manusia…. sampaikanlah…. bahwa siklus air ingin terus berputar.. tanpa ada hambatan yang tak perlu……..
Mutiara cinta… telah mengembang diantara desau pagi yang menggeliat……….. biarkan dia terus mencoba mencari jati dirinya.. agar kelak hatinya menjadi semakin bermutiara…
Wangi kesturi…… telah tertebar.. diantra tangisan2 bahagia para syuhada…. biarkan dia terus bermetamorfosis menjadi wangi yang lebih harum… agar kelak raganya menjadi semakin berarti diantara warna-warni dunia yang kelam……
Permata batin…… telah memancarkan terangnya diantara kegelapan malam yang pekat…. biarkan dia terus menjadi impian yang tertanam di jiwa2 orang mukmin… agar kelak… menjadi cerminan bagi semua orang yang merasakan ada kehadiran Idiom cinta yang sesungguhnya………
Salam cinta… yang tiada terkira buat semua orang yang mencintai makhluk-Nya hanya karena Allah……….


azizah
3 AMpFri, 12 Jan 2007 07:35:08 +000035Jumat 2007 at 7:35 am
Ass…Postingannya menggerakkan semangat…Subhanallah, keep writing …
hendra
3 PMpTue, 08 Mar 2011 18:50:11 +000050Selasa 2007 at 6:50 pm
kata ” yg unik…………….
almuhandis
3 PMpMon, 30 Jul 2007 13:21:49 +000021Senin 2007 at 1:21 pm
>>> Azizah : semoga bermanfaat…
stainless tanks
3 AMpThu, 19 Nov 2009 05:35:18 +000035Kamis 2007 at 5:35 am
Wah bagus sekali kata”nya..
Izin copas yah?
andi
3 PMpSat, 30 Jan 2010 18:40:25 +000040Sabtu 2007 at 6:40 pm
kata kata nya bagus bgt……………
saaaluuut
laras
3 AMpTue, 06 Apr 2010 08:42:49 +000042Selasa 2007 at 8:42 am
–> suka kalimat ini
Mereka… mungkin takkan pernah merasakan apa yang sebenarnya lumrah untuk dirasakan… atau mungkin… mereka memang pernah merasakan.. hanya saja terlalu naif untuk mengakui….?
–> merinding baca ini..
Fatamorgana terus bermain bersama panasnya mentari……… sedangkan embun.. masih saja menyapa setiap pagi yang terlewati…. sayang… kepekaan rasa takkan mampu bergolak jika tak diikuti dengan kekuatan jiwa… atau langkah akan semakin gontai ketika kita mendengar dan merasakan ada nafas tersengal diantara raga2 yang mencari kebenaran…………..
hee.. speechless saya..
rahmat simbolon
3 AMpWed, 06 Oct 2010 11:46:03 +000046Rabu 2007 at 11:46 am
>>>sempurna..!!!lakukan pemberontakan jika itu membuat kita keluar dari kejamnya dunia…
sam Lawi
3 PMpTue, 23 Nov 2010 17:38:41 +000038Selasa 2007 at 5:38 pm
woow srius bagus, bnget ni kata”
saLut dan Trima kasih
stLh sy mmbc sy bs Lbh Thu art hdup ini
sMg bRmanfaat Bg yG lain,y
Yuda uda
3 AMpWed, 02 Mar 2011 10:05:44 +000005Rabu 2007 at 10:05 am
kata-kata mu bagus tapi….
*wanita di jaman skrng ini,aku melihat mereka seperti aku meminum madu yg masih mendidih…
taufan rezima
3 AMpSat, 23 Apr 2011 04:04:40 +000004Sabtu 2007 at 4:04 am
pemikiran yg tdak bnyak orang pkirkan.
roadrace sang pemberontak....
3 AMpMon, 14 May 2012 11:16:41 +000016Senin 2007 at 11:16 am
mantap kata ktany………………..