Bismillah..
Orang menamakannya #cinta yang defenisinya sampai saat ini tak berwujud, tak terjemahkan.
Mungkin karena ia berkaitan dengan rasa, hingga pemahamannya tak lagi bisa dianalogikan dengan apapun, sebab #cinta hanya untuk dirasa.
Sayangnya, #cinta merebut semua tempat di seluruh bagian hidup seseorang. Yang lemah menjadi kuat, yang sombong menjadi rendah hati, bahkan yang penakut menjadi sang pemberani. Karena #cinta, dalam arah positif-maupun negatif, perubahannya selalu akan mengagetkan.
Kalau #cinta menjadi begitu penting bagi hidup seseorang, maka segalanya akan direbut olehnya. Bekerja karena #cinta, berkarya karena #cinta, hingga berlelah-lelah karena #cinta.
Namun sayangnya, ketika #cinta hanya terpahami sbg kata benda, ia kemudian menjadi roman picisan yg tak bermakna lagi sia-sia. #cinta hanya menjadi rasa yg memabukkan. Setiap helaan nafas adalah #cinta, setiap langkah adalah #cinta, namun ia begitu melemahkan.
#cinta yg terjemahkan dalam kata benda, hanya memberi kebahagiaan rasa tanpa merubah banyak hal, bahkan justru banyak yang melemahkan. waktu kita terkuras habis dengan #cinta, pikiran tersita habis karena #cinta, hingga setiap detik yg terlewati hanya ada #cinta di dalamnya.






